Setiap kali kencan selalu si dia yang membayar, hmm.. awalnya Anda berpikir 'oke, sudah kewajiban pria untuk menanggung biaya kencan'. Namun setelah sekian kali, Anda pun merasa canggung dan ingin melakukan sesuatu agar seimbang dengan pengeluaran kencan oleh pasangan Anda.
Gagasan ini bagus, tapi sering menyulitkan wanita. Di mana batasannya Anda boleh membayar kencan berdua? Pilihan pertama, Anda ingin ikut menanggung biaya kencan secara bergantian. Biasanya para pria tidak suka jika Anda melakukannya, namun jika Anda mendesak mungkin dia akan mengabulkan keinginan Anda. Setelah itu, seringkali Anda malah bingung sendiri dengan sikap pasangan Anda, merasa tidak seharusnya dia membiarkan Anda melakukannya.
Pilihan yang kedua, ikut andil menanggung biaya kencan. It seems fair enough, dan membuat Anda tidak merasa bersalah. Tapi setiap kali tagihan makan datang, rasanya jadi tidak nyaman untuk melihat jumlahnya, membagi dua, menggabungkan dengan uangnya untuk dibayarkan ke kasir. Sebenarnya mana yang lebih baik?
Bergantian menanggung biaya kencan adalah pilihan yang lebih baik dari membagi tagihan 50/50 setiap kali kencan. Jika Anda menawarkan untuk 50/50 pada pasangan, Anda memberikan kesan tidak mau dikuasai oleh pasangan. Berbeda dengan cara 'bergantian' karena ada kala Anda membiarkan dia menanggung semuanya, dan ada kala dia membiarkan Anda mengambil kendali. Menyenangkan bukan?
Setiap kali Anda dipusingkan oleh pengeluaran untuk kencan, jangan ragu untuk menawarkan Anda yang membayar di kencan selanjutnya. Atau cara yang lebih menguntungkan dari sisi keuangan, nikmati Sabtu malam di rumah saja dan memasak berdua dengan pasangan Anda.














